spacer.png, 0 kB
Show Cart
Your Cart is currently empty.

Login






Lupa Kata Sandi?
Belum memiliki akun? Daftar

Support

Yudhi
SMS: 08563869456
Jl. Lettu Wayan Sutha II, Sukawati, Gianyar - Bali 80582 
 
 
Image
AC: 145.00.0314691.3
A/N: I Wayan Yudiarsa

Who's Online

website memiliki 1 tamu online

Statistics

Pengguna: 103
Berita: 31
Link Web: 15
Total Kunjungan: 48884

spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Halaman Utama arrow Berita Bali arrow Februari 2008, Bali Diserbu Wisatawan Mandarin
Februari 2008, Bali Diserbu Wisatawan Mandarin
Berita Bali
 
on 01-01-2008 13:11

Views : 601    

Favoured : 28


Denpasar (Bali Post) -

Kabar gembira  bagi para pelaku  pariwisata di Bali. Mulai  pertengahan Januari sampai  akhir Februari 2008, akan terjadi  ledakan luar biasa  kunjungan wisatawan asing,  khususnya wisatawan Mandarin. Diperkirakan sedikitnya 20 ribu  wisatawan dari daratan  Tiongkok  akan menikmati keindahan budaya  dan alam panorama Bali.

 Sayang, kedatangan para  wisatawan yang dipastikan ikut  menyumbang devisa bagi  negara itu belum  dibarengi dengan kelengkapan pramuwisata (guide) Mandarin. Berdasarkan data DPD HPI Bali, saat ini  terdaftar sekitar 717 guide.  Sementara yang aktif cuma 333 orang.

 ''Padahal untuk  meladeni keseluruhan wisatawan tersebut, sedikitnya diperlukan 700 sampai  dengan 800 guide,'' jelas Ketua  Divisi Mandarin DPD HPI Bali Chandra Salim  di sela-sela penutupan kursus  singkat pembinaan dan  pemantapan untuk meningkatkan SDM Pramuwisata Bali, di Kuta, Minggu (30/12) kemarin. Pada kesempatan itu, Chandra didampingi Sekretaris Divisi I Wayan  Rencana.

 Chandra menduga ada  sejumlah alasan kenapa  banyak guide Mandarin yang  terdaftar di HPI Bali tidak  aktif. Salah satu  faktornya ada kemungkinan para guide tersebut sudah  beralih profesi. Bisa jadi, guide tersebut telah  pulang kampung dengan  menanggalkan atribut guide yang dimilikinya.

 Kedatangan wisatawan Mandarin dalam  jumlah banyak, menurut Chandra Salim,  memaksa pihaknya untuk  membuat terobosan dengan  mengadakan kursus singkat. Cara seperti ini  dinilai merupakan langkah paling bagus,  di dalam mengantisipasi kemungkinan kekosongan pramuwisata Mandarin. Pihaknya tidak  menginginkan    Bali sebagai daerah  kunjungan wisata dicap  negatif, semata-mata akibat  belum tersedianya pemandu  wisata yang bisa memberikan gambaran kepada  para wisatawan tentang Bali secara  keseluruhan.

 ''Jangankan untuk yang hight  sesion, untuk kunjungan yang normal pun sebenarnya masih  kurang,'' jelas Chandra Salim. Idealnya Bali memiliki sedikitnya 500 sampai  dengan 700 pramuwisata Mandarin.

 Pada kursus  singkat tersebut, sebanyak 260 calon  pramuwisata Mandarin  mendapat pelatihan selama   lima hari.  Materi yang diberikan meliputi struktur organisasi dan  peran HPI dalam kepariwisataan (DPD HPI), sistem  sosial masyarakat Bali (DPD HPI), penduduk dan  kebudayaan Bali (DPD HPI), agama dan  upacara agama Hindu (Unhi), peraturan perundang-undangan kepariwisataan (DPD HPI), kebijakan pengembangan pariwisata budaya (Disparda Bali), tata krama  busana Bali (Disparda Bali), teknik memandu  wisatawan-Kode Etik Pramuwisata (DPD HPI), simbol-simbol agama Hindu, sejarah  objek wisata (DPD HPI) dan arsitektur tradisional Bali (Unhi).

Sumber: balipost.co.id


   
Quote this article in website
Favoured
Print
Send to friend
Related articles
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

No rating

 


Add your comment
Name
E-mail
Title  
 
Comment
 
Available characters: 600
   Notify me of follow-up comments
  Mathguard security question:
Q4I         OHJ      
  E    5    5 5   F71
33N   J6I   3GT      
8      O    1 A   352
KJ4         5A7      
   
   

No comment posted



mXcomment 1.0.6 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB