Nekat Mendaki, 3 Mahasiswa STIE Bandung Hilang di Gunung Agung
Berita Bali
 
on 31-12-2007 16:51

Views : 1076    

Favoured : 73


Besakih -  Permintaan petugas keamanan wisata (Balawista) Besakih, Bali, agar tidak mendaki rupanya tidak dihiraukan 3 mahasiswa STIE Bandung. Mereka nekat mendaki Gunung Agung. Ketiganya kini diduga hilang sejak mendaki pada Rabu 26 Desember lalu.

 Merasa tanggung karena sudah sampai di Bali setelah menempuh perjalanan darat yang cukup jauh dari Bandung, Muhammad Iqbal (21) Eko Saputro Sudirman (21), dan Yunita Indah Safitri (20), memutuskan untuk mendaki.

 "Padahal Balawista sudah melarang dan mengingatkan cuaca saat itu sedang buruk. Angin kencang dan kabut tebal yang menutupi Gunung Agung," kata Kinsen, Alumnus STIE Bandung yang juga rekan 3 korban kepada wartawan, Minggu (30/12/2007).

 Dia menuturkan, ketiga rekannya itu mendaki gunung yang memiliki ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut melalui jalur Pura Agung Besakih.

 Dari Bandung, ketiganya bersama rombongan mahasiswa pencinta alam bandung. Namun di Surabaya mereka berpisah dan melanjutkan perjalanan menuju Bali. Sedangkan beberapa rekan lainnya memilih mendaki Gunung Argopuro di Jawa Timur.

 Kinsen menyebutkan, rencananya setelah mendaki, 3 rekannya akan berkunjung ke rumahnya. "Tapi sampai Sabtu kemarin saya tidak mendapat kabar dan kehilangan kontak dengan mereka," ujarnya.

 Karena khawatir, Kinsen pun melaporkan ke Balawista dan Polsek Rendang Besakih. Mendapat laporan tersebut, Balawista pun sempat melakukan pencarian.

 Pencarian sempat membuahkan hasil, ketika menemukan barang bawaan 3 mahasiswa tersebut di dekat basecamp mereka. Tidak disebutkan di ketinggian berapa basecamp mereka berada.

 Balawista hanya menemukan 3 ransel besar, 1 ransel kecil, senter, 2 buah telepon genggam, dan sebuah kartu mahasiswa atas nama Eko Saputro Sudirman. Di dalam ransel terlihat perbekalan ketiga mahasiswa tersebut masih utuh.

 Dugaan sementara, para mahasiswa itu tersesat, atau kemungkinan terburuk mereka jatuh ke jurang antara basecamp dengan kawah.

 Karena cuaca tidak memungkinkan, Balawista menghentikan pencarian dan memutuskan untuk melanjutkan pada Senin 31 Desember Besok.

Sumber:  Gede Suardana - detikcom

 


   
Quote this article in website
Favoured
Print
Send to friend
Related articles
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

No rating

 


Add your comment
Name
E-mail
Title  
 
Comment
 
Available characters: 600
   Notify me of follow-up comments
  Mathguard security question:
CGA         UI3      
S      7      8   UFL
EM7   QT3   RTG      
T 3    J    H     TKA
O9P         9WY      
   
   

No comment posted



mXcomment 1.0.6 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved